Lapisan tanah dan kehidupan di Bumi

GeografiTanah, biosfer, dan lingkunganUsia 11–12

Gunakan di kelas saya

Di sebelah kiri, profil tanah terbentuk seiring waktu: klik Jalankan untuk melihat lapisan serasah, humus, dan lapisan penimbunan menebal di atas batuan induk; ubah iklim, batuan induk, dan kemiringan lereng untuk memahami mengapa tanah di pegunungan curam tetap tipis, sedangkan tanah aluvial dan tanah basal menjadi tebal dan subur. Di sebelah kanan, kolom vegetasi menurut lintang (hutan hujan tropis, sabana, gurun, hutan gugur, taiga, tundra) dan sebuah gunung menunjukkan bahwa vegetasi juga berubah menurut ketinggian, sama seperti dari khatulistiwa ke kutub. Seret panah lintang atau klik suatu lapisan tanah untuk membaca penjelasannya.

Pelajaran: Tanah di Bumi; persebaran makhluk hidup di Bumi (biosfer)

Yang ditunjukkan

Tanah terbentuk perlahan ketika batuan induk melapuk dan bahan organik dari tumbuhan serta hewan terus bertambah lalu terurai. Model ini menumbuhkan profil tanah dari tahun ke tahun: lapisan serasah di atas, lapisan humus yang gelap, lapisan penimbunan yang lebih pucat tempat air hujan mengendapkan lempung, dan batuan induk di bawahnya. Tebal dan kesuburan tanah bergantung pada lima faktor pembentuk tanah: batuan induk, iklim, organisme, relief, dan waktu. Panel kedua mengaitkan vegetasi dengan iklim, menampilkan bioma dari khatulistiwa ke arah kutub serta sabuk vegetasi di sebuah gunung, tempat suhu turun sekitar 0,6 °C setiap naik 100 m.

Cara menggunakan

Mulailah dengan iklim tropis basah, batuan induk basal, dan lereng landai, tekan Jalankan, lalu biarkan profil tumbuh sampai ketebalannya tidak bertambah lagi. Tekan Atur ulang, kemudian ubah satu faktor saja setiap kali (Iklim tempat tanah terbentuk, Batuan induk, atau Kemiringan lereng) dan bandingkan tebal humus serta tebal seluruh tanah. Klik lapisan mana pun untuk membaca penjelasannya. Terakhir, geser Lintang untuk melihat vegetasi dari 0° sampai 85° dan bandingkan urutan bioma dengan sabuk vegetasi di gunung.

Parameter yang dapat diubah

  • Iklim tempat tanah terbentuk Tropis basah (panas, hujan lebat), Sedang (sejuk, hujan sedang), Kering (panas, hujan sangat sedikit), Kutub (sangat dingin)
  • Batuan induk (bahan asal) Basal, Granit, Batu gamping, Aluvium sungai
  • Kemiringan lereng 0–35 °
  • Lintang untuk melihat vegetasi 0–85 ° (LU)
  • Kecepatan simulasi waktu 20–600 tahun/detik

Pertanyaan untuk dijelajahi

  1. Mengapa tanah di lereng curam lebih tipis daripada di tanah datar dengan iklim dan batuan induk yang sama?
  2. Batuan induk mana yang menghasilkan tanah paling tebal dan subur, dan apa artinya tentang asal mineral tanah?
  3. Bagaimana urutan vegetasi saat mendaki gunung tinggi dibandingkan dengan perubahan dari khatulistiwa ke kutub?