Praktikum Virtual Impuls: Grafik Gaya–Waktu dan Keselamatan

Diperbarui 2026-10-07

Praktikum virtual impuls ini mengubah materi momentum dan keselamatan kendaraan dalam GCSE, A-level, dan AP Physics menjadi praktikum. Sebuah troli berbumper meluncur di lintasan udara menuju dinding yang dipasangi sensor gaya, dan gerbang cahaya mengukur waktunya saat datang dan saat kembali. Siswa menjaga massa dan kecepatan tetap, mengganti bumper antara pegas lunak, pegas keras, zona remuk, dan kantong udara, lalu membaca gaya puncak, waktu kontak, dan impuls pada setiap percobaan. Luas di bawah grafik gaya–waktu selalu sama dengan perubahan momentum dari gerbang cahaya. Pelajaran ditutup dengan tugas desain: melindungi telur di atas troli yang bergerak.

Tumbukan di lintasan udara – hukum kekekalan momentum

Keterkaitan dengan kurikulum

  • AQA GCSE Physics 4.5.7.3 (perubahan momentum): F = mΔv/Δt dan fitur keselamatan seperti kantong udara, sabuk pengaman, dan zona remuk. Gerbang cahaya bekerja seperti pada praktikum troli GCSE.
  • AQA A-level Physics 3.4.1.6 (momentum): impuls sebagai luas di bawah grafik gaya–waktu.
  • AP Physics 1 Unit 4 (momentum linear), topik 4.2 tentang perubahan momentum dan impuls.
  • NGSS HS-PS2-3 (standar AS): merancang alat yang memperkecil gaya pada benda saat tumbukan.

Simulic tidak berafiliasi dengan AQA, College Board, maupun lembaga ujian mana pun dan tidak didukung oleh mereka.

Sebelum praktikum (5 menit)

Minta siswa menetapkan satu prediksi, di kertas atau sebagai pertanyaan 1 pada tautan kelas:

"Troli 1 kg dengan kecepatan 3 m/s menabrak dinding, pertama dengan bumper pegas lunak, lalu dengan pegas keras. Pada kedua percobaan, troli memantul kembali dengan 3 m/s. Bagaimana perbandingan gaya puncak pada dinding?"

Banyak siswa menjawab gayanya sama, karena perubahan momentumnya sama. Jangan koreksi mereka dulu.

Langkah kerja dalam simulasi

  1. Tekan Sensor gaya & uji tabrak. Biarkan Menabrak pada "Dinding dengan sensor gaya", Massa m₁ 1,0 kg, Kecepatan u₁ 3,0 m/s, dan Tebal bumper 20 cm.
  2. Pilih Bumper: Pegas lunak, lalu tekan Luncurkan. Saat kontak, percobaan diputar dalam gerak lambat, lalu satu baris ditambahkan ke tabel.
  3. Ulangi dengan Pegas keras, Zona remuk, dan Kantong udara. Jaga m₁ dan u₁ tetap sama setiap kali.
  4. Untuk setiap percobaan, catat u dan v dari gerbang cahaya, Δp, impuls J (luas yang diarsir), waktu kontak Δt, dan gaya puncak Fmax.
  5. Bandingkan grafik merah (gaya pada dinding) dengan grafik biru (gaya pada troli).
Bumper u (m/s) v (m/s) Δp (kg·m/s) J (N·s) Δt (ms) Fmax (N)
Pegas lunak
Pegas keras
Zona remuk
Kantong udara

layar Sensor gaya & uji tabrak setelah empat peluncuran (pegas lunak, pegas keras, zona remuk, kantong udara) dengan m₁ = 1,0 kg dan u₁ = 3,0 m/s: grafik gaya–waktu kantong udara dengan luas terarsir J = −3,820 N·s, kurva zona remuk sebelumnya berupa garis putus-putus, dan empat baris di tabel

Hasil yang diharapkan

Semua nilai berasal dari simulasi, yang tidak memiliki galat acak, sehingga setiap kelompok mendapat angka yang sama.

Bumper v (m/s) Δp = J (kg·m/s) Δt (ms) Fmax (N) F̄ = J/Δt (N)
Pegas lunak −3,00 −6,000 157,1 60,0 38,2
Pegas keras −3,00 −6,000 44,4 212,1 135,0
Zona remuk −0,24 −3,245 56,6 60,0 57,4
Kantong udara −0,82 −3,820 232,5 62,4 16,4
  • Impuls dari sensor selalu sama dengan Δp dari gerbang cahaya.
  • Kedua pegas memberi Δp yang sama, tetapi kontak pegas lunak berlangsung 3,5 kali lebih lama dan gaya puncaknya 3,5 kali lebih kecil.
  • Zona remuk dan kantong udara hampir tidak memantul, jadi Δp sekitar setengahnya. Keduanya juga menyerap sekitar 4,2 sampai 4,5 J energi kinetik.
  • Kurva merah dan biru saling bercermin: dinding mendorong troli sama kuatnya dengan troli mendorong dinding.

Pertanyaan untuk siswa

  1. (Prediksi, ditanyakan lagi setelah praktikum) Bagaimana gaya puncak dengan pegas lunak dibandingkan dengan pegas keras?
  2. Besaran apa yang harus tetap sama saat Anda membandingkan bumper?
  3. Dengan pegas keras, m₁ = 1,0 kg, dan u₁ = 3,0 m/s, berapa gaya puncaknya?
  4. Berapa kali lebih lama waktu kontak pegas lunak dibandingkan waktu kontak pegas keras?
  5. Gunakan konsep momentum untuk menjelaskan mengapa kantong udara mengurangi gaya pada pengemudi saat tabrakan.

Jawaban untuk guru: (1) Pegas lunak memberi gaya puncak lebih kecil (60 N dibanding 212 N), karena kontaknya berlangsung lebih lama. (2) Massa m₁ dan kecepatan u₁, agar perubahan momentumnya sebanding. (3) 212 N (diterima ±2). (4) 157,1 ÷ 44,4 ≈ 3,54. (5) Perubahan momentum pengemudi ditentukan oleh massa dan kecepatannya. Gaya = perubahan momentum ÷ waktu, jadi kantong udara yang membuat penghentian berlangsung lebih lama memberi gaya yang lebih kecil.

Miskonsepsi umum

  • "Perubahan momentum yang sama berarti gaya yang sama." Impulsnya sama, tetapi gaya = Δp/Δt. Jika perubahan itu tersebar dalam waktu lebih lama, gayanya turun.
  • "Bumper yang lebih lunak selalu lebih aman." Atur Kecepatan u₁ ke 4,5 m/s dengan pegas lunak: pegas remuk seluruhnya dan gaya melonjak sampai sekitar 1210 N. Fitur keselamatan harus lunak dan cukup tebal.
  • "Benda yang lebih berat mendorong lebih kuat." Pilih Troli 2 diam: gaya pada kedua troli sama besar dan berlawanan arah, berapa pun massanya.

Pengayaan

  • Tantangan desain (NGSS HS-PS2-3): atur Tugas ke Tantangan desain. Troli 2 kg yang membawa telur menabrak dinding dengan 3 m/s; jaga Fmax paling besar 100 N dengan bumper yang tebalnya tidak lebih dari 15 cm. Dalam simulasi, tidak ada pegas yang lolos: pegas yang cukup lunak akan remuk seluruhnya. Kantong udara 15 cm lolos dengan 88 N; zona remuk dengan gaya remuk 90 N lolos dengan tepat 90 N.
  • Pilih Menabrak "Troli 2 diam" dan periksa bahwa J₁ = −J₂ untuk kedua troli.

Pertanyaan umum

Bisakah tautan kelas langsung terbuka di layar sensor gaya?

Bisa. Di halaman Bagikan, sematkan Layar ke "Sensor gaya & uji tabrak" pada nilai awal tautan. Anda juga bisa menyematkan Bumper dan Menabrak. Jika tidak, langkah pertama metode meminta siswa menekan tombolnya.

Mengapa J negatif?

Troli bergerak menuju dinding ke arah positif, dan dinding mendorongnya kembali. Jadi impuls pada troli dan perubahan momentumnya sama-sama negatif.

Di mana bagian hukum kekekalan momentum?

Tekan Kembali ke lintasan udara untuk dua troli yang bertumbukan lenting atau tidak lenting. RPP gaya dan gerak membahas sisi gaya secara lebih mendalam.

Simulasi dan panduan terkait

Lab tumbukan – momentum dan energi kinetik pada tumbukan Hukum II Newton – menarik balok pada bidang

Untuk kegiatan fisika lainnya, lihat ide pelajaran fisika interaktif.