Kit perakitan rangkaian listrik searah – rakit rangkaian, ukur kuat arus dan tegangan
IPA TerpaduListrik dan magnetUsia 14–15
Memuat…
Masuk untuk memainkanPapan perakitan rangkaian bebas dengan dua layar. Di layar Pengenalan, seret kabel, baterai, resistor, lampu, dan sakelar ke papan, sambungkan ujung-ujungnya, dan potong titik sambungan untuk memisahkan rangkaian; elektron bergerak makin cepat saat kuat arus makin besar, lampu menyala sesuai dayanya, voltmeter dengan dua kabel penguji dan amperemeter tanpa sentuh memberikan hasil ukur, dan hubung singkat membuat kabel terbakar. Layar Laboratorium memungkinkan mengatur nilai setiap komponen, hambatan dalam baterai, dan hambatan kabel, serta menambahkan sekring, baterai tegangan tinggi, amperemeter dan voltmeter yang dipasang dalam rangkaian, benda uji daya hantar (koin, penjepit kertas, pensil, penghapus, tangan), stopwatch, dan tampilan skema dengan simbol buku pelajaran. Rangkaian apa pun diselesaikan dengan analisis simpul, sehingga hasil ukur sesuai hukum Ohm dan aturan rangkaian seri dan paralel. Diadaptasi dari simulasi "Circuit Construction Kit: DC" karya PhET Interactive Simulations, University of Colorado Boulder (CC BY 4.0); ditulis ulang.
Pelajaran: Rangkaian seri dan paralel
Yang ditunjukkan
Meja laboratorium virtual untuk pelajaran rangkaian seri dan paralel pada topik listrik. Siswa merakit rangkaian dari kabel, baterai, resistor, lampu, dan sakelar seperti di meja laboratorium sungguhan, lalu memakai voltmeter dan amperemeter untuk membuktikan hukum Ohm serta hubungan besaran pada rangkaian seri dan paralel.
Cara menggunakan
Di layar Pengenalan, seret komponen ke papan, seret satu ujung ke ujung lain untuk menyambungkannya, dan ketuk titik sambungan untuk memotongnya; elektron bergerak lebih cepat atau lebih lambat sesuai kuat arus, lampu menyala lebih terang atau lebih redup sesuai dayanya, dan menyambungkan langsung kedua kutub baterai dengan kabel membuat kabel terbakar. Layar Laboratorium memungkinkan mengatur nilai komponen dan hambatan dalam baterai, serta menambahkan sekring, amperemeter dan voltmeter dalam rangkaian, dan benda uji daya hantar. Cobalah baterai 9 V dengan resistor 10 Ω dan 20 Ω yang dirangkai seri: amperemeter menunjukkan 0,30 A dan voltmeter mengukur 3 V dan 6 V, yang jumlahnya tepat 9 V.
Parameter yang dapat diubah
- Layar Pengenalan, Laboratorium
- Rangkaian awal Papan kosong, Baterai, sakelar, dan lampu, Dua lampu seri, Dua lampu paralel, Resistor seri dengan dua lampu paralel
- Tampilan Seperti nyata, Skema (simbol buku pelajaran)
- Tampilan arus Elektron, Arah arus konvensional
- Tampilkan arus
- Tampilkan nilai komponen
- Tampilkan label komponen
- Lampu nyata, hambatan naik saat panas (Laboratorium)
- Hambatan dalam baterai (Laboratorium) 0–10 Ω
- Hambatan kabel (Laboratorium), per 10 cm 0–1 Ω
Pertanyaan untuk dijelajahi
- Dua lampu yang sama dihubungkan ke baterai yang sama, mula-mula secara seri lalu secara paralel. Pada susunan mana lampu menyala lebih terang, dan mengapa?
- Apa yang terjadi pada kuat arus yang melalui baterai jika amperemeter keliru dipasang paralel dengan lampu?
- Ketika hambatan dalam baterai diperbesar, bagaimana perubahan penunjukan voltmeter yang dipasang pada kedua kutub baterai?