Deret keaktifan logam – mencelupkan logam ke dalam larutan
IPA TerpaduReaksi kimiaUsia 14–15Lab virtual
Gunakan di kelas Anda: siswa membukanya lewat tautan atau kode QR, tanpa perlu akun.
Pilih sebuah logam dari deret keaktifan (deret Volta) — K, Na, Ca, Mg, Al, Zn, Fe, Pb, H, Cu, Ag, Au — dan sebuah larutan: HCl atau H₂SO₄ encer, garam CuSO₄, AgNO₃, FeSO₄, ZnSO₄, atau air biasa. Masukkan logam ke tabung reaksi dan amati gelembung H₂, lapisan logam baru yang melapisi batang, perubahan warna larutan, atau tidak ada reaksi sama sekali — tepat seperti yang diramalkan dari posisi setiap logam dalam deret. Persamaan reaksi setara dan penjelasannya diperbarui terus selama Anda bereksperimen.
Pelajaran: Deret keaktifan logam; sifat umum logam
Yang ditunjukkan
Deret keaktifan logam mengurutkan logam berdasarkan kemudahannya membentuk ion positif: K, Na, Ca, Mg, Al, Zn, Fe, Pb, (H), Cu, Ag, Au. Logam di sebelah kiri hidrogen mendesak hidrogen dari asam encer, dan suatu logam mendesak logam yang kurang reaktif dari larutan garamnya, seperti Fe + CuSO₄ → FeSO₄ + Cu. Logam di sebelah kanan hidrogen tidak bereaksi dengan HCl atau H₂SO₄ encer. K, Na, dan Ca bereaksi dengan air pada suhu kamar, sehingga dalam larutan garam logam ini bereaksi lebih dulu dengan air dan terbentuk endapan hidroksida, bukan logam yang terdesak.
Cara menggunakan
Minta peserta didik memprediksi hasil sebelum setiap percobaan. Ketuk satu logam pada jajaran deret dan satu kotak larutan, tekan Masukkan logam, lalu bandingkan pengamatan dan persamaan reaksi setara dengan prediksi. Cobalah pasangan seperti Zn dalam HCl, Cu dalam HCl, Cu dalam AgNO₃, dan Fe dalam CuSO₄, kemudian Na dalam CuSO₄. Naikkan Konsentrasi larutan agar gelembung makin cepat, dan tekan Atur ulang untuk mengulang percobaan.
Parameter yang dapat diubah
- Logam Kalium (K), Natrium (Na), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Aluminium (Al), Seng (Zn), Besi (Fe), Timbal (Pb), Tembaga (Cu), Perak (Ag), Emas (Au)
- Larutan Asam klorida HCl, Asam sulfat encer H₂SO₄, Tembaga(II) sulfat CuSO₄, Perak nitrat AgNO₃, Besi(II) sulfat FeSO₄, Seng sulfat ZnSO₄, Air (H₂O)
- Konsentrasi larutan 0,1–2 mol/L
- Tampilkan deret keaktifan
Pertanyaan untuk dijelajahi
- Mengapa tembaga tidak bereaksi dengan HCl encer tetapi dapat mendesak perak dari larutan AgNO₃?
- Apa yang teramati ketika seng dimasukkan ke larutan FeSO₄, dan ketika besi dimasukkan ke larutan ZnSO₄?
- Mengapa natrium dalam larutan CuSO₄ menghasilkan endapan, bukan lapisan tembaga?
Pertanyaan umum
Bagaimana cara memprediksi reaksi pendesakan logam?
Suatu logam mendesak logam lain dari larutan garamnya hanya jika letaknya lebih kiri dalam deret keaktifan. Seng berada di kiri tembaga, sehingga terjadi Zn + CuSO₄ → ZnSO₄ + Cu dan tembaga melapisi seng, sedangkan tembaga dalam larutan ZnSO₄ tidak bereaksi. K, Na, dan Ca merupakan pengecualian karena bereaksi lebih dulu dengan air.
Logam apa saja yang bereaksi dengan asam encer?
Logam di sebelah kiri hidrogen dalam deret keaktifan bereaksi dengan HCl atau H₂SO₄ encer menghasilkan garam dan gas hidrogen, seperti Mg + 2HCl → MgCl₂ + H₂. Tembaga, perak, dan emas berada di sebelah kanan hidrogen dan tidak bereaksi. Makin jauh logam dari hidrogen, makin hebat reaksinya, dan asam yang lebih pekat juga mempercepat gelembung.
Mengapa larutan tembaga sulfat yang biru berubah warna saat diberi besi?
Larutan tembaga sulfat yang biru berubah warna karena besi mendesak tembaga, sehingga ion Cu²⁺ yang biru digantikan oleh ion Fe²⁺ yang hijau pucat. Atom besi melepas elektron dan ion tembaga menerimanya: Fe + Cu²⁺ → Fe²⁺ + Cu. Pada saat yang sama, tembaga merah mengendap pada besi dan warna biru memudar.