Aliran fluida – kontinuitas, prinsip Bernoulli dan hukum Torricelli

FisikaGaya dan dinamikaUsia 15–16

Gunakan di kelas saya ✨ Sesuaikan dengan AI Laporkan masalah

Pipa dengan tiga bagian yang luas penampang dan ketinggiannya dapat diubah: partikel penanda menunjukkan bahwa debit Q = Av tetap, sedangkan tiga manometer dan diagram batang menunjukkan bahwa p + ½ρv² + ρgh sama di setiap bagian (venturimeter). Layar kedua adalah praktikum: tangki air dengan lubang kecil di dindingnya; ubah kedalaman air H dan tinggi lubang, ukur jarak pancaran air, lalu uji v = √(2gH) dengan tabel hasil dan grafik v² terhadap H.

Pelajaran: Fluida dinamis: persamaan kontinuitas, persamaan Bernoulli, venturimeter dan hukum Torricelli

Yang ditunjukkan

Pada fluida ideal yang tak termampatkan dan tidak kental, debit Q = Av sama di setiap penampang, sehingga fluida bergerak lebih cepat di bagian pipa yang menyempit. Persamaan Bernoulli, p + ½ρv² + ρgh = konstan, menyatakan kekekalan energi per satuan volume: di tempat kelajuan atau ketinggian bertambah, tekanan berkurang. Venturimeter memakai penurunan tekanan itu untuk mengukur Q. Hukum Torricelli diturunkan dari persamaan yang sama: air keluar dari lubang kecil pada kedalaman H dengan v = √(2gH), seperti benda yang jatuh setinggi H.

Cara menggunakan

Di layar Aliran dalam pipa (Venturi), ubah Debit Q, luas A₁, A₂ dan A₃, Ketinggian h₃, Tekanan terukur p₁ dan Massa jenis ρ, lalu amati manometer, diagram batang dan tabel. Di layar Tangki bocor (Torricelli), atur Kedalaman air di atas lubang H dan Tinggi lubang y, tekan Catat hasil untuk beberapa kedalaman, lalu tentukan g dari grafik v² terhadap H. Hapus centang Jaga permukaan air tetap agar tangki mengosongkan diri.

Parameter yang dapat diubah

  • Layar Aliran dalam pipa (Venturi), Tangki bocor (Torricelli)
  • Debit Q 1–20 L/s
  • Luas penampang bagian 1 A₁ 10–100 cm²
  • Luas penampang bagian sempit A₂ 5–100 cm²
  • Luas penampang bagian 3 A₃ 10–100 cm²
  • Ketinggian bagian 3 di atas bagian 1 h₃ 0–3 m
  • Tekanan terukur di bagian 1 p₁ 0–200 kPa
  • Massa jenis zat cair ρ 700–1300 kg/m³
  • Kedalaman air di atas lubang H 0,05–1 m
  • Tinggi lubang dari lantai y 0,1–1 m
  • Diameter lubang d 2–10 mm
  • Jaga permukaan air tetap (diisi terus)

Pertanyaan untuk dijelajahi

  1. Mengapa air mengalir lebih cepat di bagian pipa yang menyempit, dan bagaimana tekanannya di sana?
  2. Jika bagian terakhir pipa dinaikkan tanpa mengubah luasnya, bagaimana tekanan di bagian itu berubah?
  3. Mengapa kelajuan pancaran tidak bergantung pada ukuran lubang, tetapi waktu pengosongan tangki bergantung?