Menguji kain dan memilih pakaian – serat alam, semi-sintetis dan campuran

TeknologiPangan dan tekstilUsia 11–12

Gunakan di kelas saya

Laboratorium uji kain dengan empat uji yang akrab: meneteskan air untuk memeriksa daya serap, meremas kain untuk memeriksa kekusutan, membakar serat untuk memeriksa abunya, dan menguji daya simpan panas. Pilih kain (katun, sutra, wol, viskosa, poliester atau campuran), klik tombol untuk menjalankan setiap uji dan lihat hasilnya di layar beserta diagram lima sifat kain. Simulasi kemudian menilai seberapa cocok pakaian itu dengan cuaca dan kegiatan yang dipilih, disertai saran memilih dan merawat kain.

Pelajaran: Pakaian dalam kehidupan sehari-hari; jenis kain yang umum dipakai untuk membuat pakaian dan cara memilih pakaian yang sesuai

Yang ditunjukkan

Rasa dan kinerja kain bergantung pada seratnya. Serat alam seperti katun, sutra, dan wol menyerap kelembapan dan mudah dilalui udara; katun dan sutra mudah kusut, sedangkan wol tidak mudah kusut dan memerangkap udara sehingga terasa hangat. Poliester, serat sintetis dari minyak bumi, kuat, cepat kering, dan tidak mudah kusut, tetapi sedikit menyerap air. Viskosa adalah serat semi-sintetis yang diregenerasi dari selulosa kayu: daya serapnya baik dan terasa sejuk, tetapi mudah kusut. Kain campuran katun–poliester menggabungkan sifat kedua serat. Uji bakar membedakan jenis serat: serat selulosa (katun, viskosa) terbakar cepat dengan bau kertas terbakar dan meninggalkan abu kelabu yang lembut; serat protein (wol, sutra) terbakar lambat, mengerut menjauhi api, sering padam sendiri, berbau rambut terbakar, dan meninggalkan butiran hitam yang mudah diremukkan; serat sintetis menyusut, meleleh, dan meninggalkan butiran keras. Kain campuran katun–poliester memberi hasil campuran: terbakar dan sebagian meleleh, meninggalkan abu rapuh bercampur butiran keras dan bau campuran.

Cara menggunakan

Pilih Jenis kain, atau klik contoh kain untuk menggantinya, lalu jalankan uji Teteskan air, Remas, Bakar serat, dan Simpan panas, dan catat setiap hasil bersama diagram lima sifat. Ulangi untuk kain serat alam, serat sintetis, dan campuran. Terakhir, atur Cuaca dan Kegiatan, misalnya panas lembap saat berolahraga, lalu bandingkan skor kesesuaian beberapa kain untuk menentukan pilihan pakaian.

Parameter yang dapat diubah

  • Jenis kain Kain katun – serat alam, Kain sutra – serat alam, Kain wol – serat alam, Kain viskosa – serat semi-sintetis, Kain poliester – serat sintetis, Campuran katun–poliester, 65% + 35%
  • Uji kain Tetes air – daya serap, Uji remas – kekusutan, Uji bakar – amati abunya, Uji daya simpan panas
  • Cuaca Panas dan lembap (kemarau), Dingin, Hujan, lembap, Sejuk
  • Kegiatan Pergi ke sekolah, Berolahraga, Bekerja, berkebun, Menghadiri pesta atau perayaan

Pertanyaan untuk dijelajahi

  1. Kain mana yang mendapat skor terbaik untuk cuaca panas dan lembap, dan sifat apa yang menjelaskan skor itu?
  2. Apa perbedaan nyala api, bau, dan abu saat serat katun, wol, dan poliester dibakar?
  3. Mengapa kain campuran katun–poliester lebih sedikit kusut daripada katun, tetapi lebih banyak menyerap air daripada poliester?