Membaca alat ukur – nilai skala terkecil dan kesalahan paralaks
IPA TerpaduKeterampilan ilmiah dan pengukuranUsia 11–12
Memuat…
Masuk untuk memainkanLatihan membaca enam alat ukur berskala analog: termometer zat cair, neraca pegas (dinamometer), gelas ukur, penggaris, stopwatch jarum dan amperemeter jarum. Setiap pembacaan memakai skala dan nilai acak: siswa menentukan nilai skala terkecil lebih dulu, lalu memasukkan hasil bacaan beserta satuannya dan mendapat umpan balik tentang nilai, satuan, jumlah angka, meniskus dan kesalahan paralaks akibat melihat dari samping.
Pelajaran: Menggunakan alat ukur: nilai skala terkecil (resolusi), batas ukur, posisi mata dan pencatatan hasil
Yang ditunjukkan
Membaca alat ukur dengan benar dimulai dari nilai skala terkecil: selisih dua angka skala dibagi banyaknya bagian di antara keduanya. Hasil bacaan dicatat pada garis terdekat, dengan satuan dan jumlah angka yang benar. Mata harus sejajar dengan garis skala agar tidak terjadi kesalahan paralaks, dan air dalam gelas ukur dibaca pada bagian bawah meniskus. Simulasi ini memodelkan paralaks sebagai pergeseran bacaan semu yang sebanding dengan pergeseran mata, paling besar sekitar satu skala.
Cara menggunakan
Pilih Alat ukur lalu klik Bacaan baru untuk mendapat skala dan nilai acak. Pada Langkah 1, isi Nilai skala terkecil lalu klik Periksa. Pada Langkah 2, isi Hasil bacaan, pilih satuan lalu klik Periksa. Geser pengatur Posisi mata untuk melihat jarum atau permukaan zat cair bergeser terhadap garis skala; tampak samping menggambarkan garis pandang Anda. Gunakan Lihat jawaban jika Anda kesulitan.
Parameter yang dapat diubah
- Alat ukur Termometer zat cair, Neraca pegas, Gelas ukur, Penggaris, Stopwatch jarum, Amperemeter jarum
- Kesalahan paralaks (pengatur Posisi mata)
- Tampilkan tips membaca
Pertanyaan untuk dijelajahi
- Mengapa nilai skala terkecil perlu ditentukan sebelum membaca alat ukur?
- Jika mata Anda di atas permukaan air dalam gelas ukur, apakah bacaan terlalu besar atau terlalu kecil?
- Mengapa amperemeter jarum yang baik memiliki cermin di bawah skalanya?