Uji adil – merencanakan percobaan dan mengendalikan variabel

IPA TerpaduKeterampilan ilmiah dan pengukuranUsia 11–12

Pilih penyelidikan (gula larut, mobil mainan meluncur di bidang miring, kecambah tumbuh), lalu tentukan faktor yang diubah (variabel bebas), faktor yang dibuat tetap (variabel kontrol) dan besaran yang diukur (variabel terikat). Simulasi menjalankan setiap percobaan dengan variasi acak, menghitung rata-rata, menandai hasil anomali dan memberi peringatan jika dua faktor berubah bersamaan. Siswa lalu menarik kesimpulan dari tabel hasil.

Pelajaran: Keterampilan proses sains: merencanakan uji adil; variabel bebas, terikat dan kontrol

Yang ditunjukkan

Uji adil hanya mengubah satu faktor, yaitu variabel bebas, membuat semua faktor lain tetap sebagai variabel kontrol, dan mengukur satu besaran berupa angka, yaitu variabel terikat. Simulasi ini menyediakan tiga penyelidikan berdasarkan model empiris sederhana: waktu gula larut, jarak mobil mainan menggelinding di lantai, dan pertambahan massa kecambah dalam 14 hari. Setiap percobaan memiliki variasi acak seperti percobaan nyata, dan kadang muncul hasil anomali. Mengulang percobaan dan menghitung rata-rata tanpa data anomali menghasilkan data yang lebih andal.

Cara menggunakan

Pilih Penyelidikan, lalu atur Peran setiap faktor menjadi Ubah atau Tetap dan pilih nilai yang dibuat tetap. Pilih besaran yang Diukur dan jumlah Ulangan per tingkat, lalu klik Jalankan percobaan. Tabel terisi satu per satu dan grafik menampilkan setiap hasil serta rata-ratanya. Ubah dua faktor untuk melihat uji yang tidak adil. Terakhir, pilih kecenderungan di Kesimpulan lalu klik Periksa.

Parameter yang dapat diubah

  • Penyelidikan Kecepatan gula larut, Mobil mainan di bidang miring, Pertumbuhan kecambah
  • Ulangan per tingkat 1–5 kali
  • Variasi acak 0–25 %
  • Tampilkan daftar periksa rencana

Pertanyaan untuk dijelajahi

  1. Mengapa hanya satu faktor yang boleh diubah dalam setiap percobaan?
  2. Mengapa sebaiknya setiap pengukuran diulang minimal tiga kali lalu dihitung rata-ratanya?
  3. Apakah massa mobil memengaruhi jarak tempuhnya, dan bagaimana Anda bisa memastikannya?