Peluang empiris dari pengambilan kelereng berulang

MatematikaPeluangUsia 13–14

Gunakan di kelas saya

Sebuah kantong berisi kelereng merah, biru, dan kuning; ambil satu secara acak, catat warnanya, kembalikan, dan ulangi N kali. Siswa mengambil satu kelereng setiap kali atau menjalankannya otomatis, sambil melihat grafik peluang empiris k/n untuk kejadian yang dipilih makin mendekati peluang teoretis (banyak kelereng warna itu dibagi banyak seluruh kelereng). Klik sebuah warna untuk mengganti kejadian yang diamati.

Pelajaran: Peluang empiris suatu kejadian; hubungan peluang empiris dengan peluang teoretis

Yang ditunjukkan

Peluang empiris suatu kejadian adalah k/n, dengan k banyak kejadian itu muncul dalam n pengambilan. Simulasi mengambil kelereng dari kantong dengan pengembalian, sehingga setiap pengambilan terjadi dalam kondisi yang sama dan peluang teoretis suatu warna tetap sama dengan banyak kelereng warna itu dibagi jumlah seluruhnya. Grafik k/n terhadap n berfluktuasi kuat saat n kecil, lalu stabil di dekat nilai teoretis, meskipun jarang tepat sama. Warna tanpa kelereng menghasilkan kejadian mustahil, dengan k/n selalu 0.

Cara menggunakan

Atur banyak kelereng merah, biru, dan kuning, lalu mintalah siswa menghitung dahulu setiap peluang teoretis. Tekan Ambil 1 kelereng beberapa kali, kemudian Ambil 10 kelereng, dan ikuti grafik k/n. Gunakan Jalankan otomatis dengan Banyak pengambilan maksimum yang besar untuk melihat perilaku jangka panjang. Klik sebuah warna pada legenda untuk mengamati kejadian lain, dan tekan Atur ulang untuk membandingkan beberapa rangkaian.

Parameter yang dapat diubah

  • Banyak kelereng merah 0–10 butir
  • Banyak kelereng biru 0–10 butir
  • Banyak kelereng kuning 0–10 butir
  • Banyak pengambilan maksimum 10–2000 kali
  • Kecepatan otomatis Lambat (amati setiap pengambilan), Cepat, Seketika

Pertanyaan untuk dijelajahi

  1. Dengan 3 kelereng merah, 2 biru, dan 1 kuning, berapa peluang terambil merah, dan apakah k/n sesuai?
  2. Mengapa setiap kelereng harus dikembalikan ke kantong sebelum pengambilan berikutnya?
  3. Setelah 20 pengambilan, k/n jauh dari nilai teoretis. Apakah itu berarti ada yang salah?