Melempar dadu dan koin – peluang empiris
MatematikaPeluangUsia 11–12
Gunakan di kelas Anda: siswa membukanya lewat tautan atau kode QR, tanpa perlu akun.
Lempar dadu atau koin berkali-kali; setiap hasil dicatat dalam tabel turus dan diagram batang frekuensi langsung diperbarui. Siswa membandingkan peluang empiris (banyak kemunculan suatu hasil dibagi banyak percobaan) dengan peluang teoretis 1/6 atau 1/2, dan mengamati kedua nilai makin berdekatan seiring bertambahnya banyak percobaan.
Pelajaran: Peluang empiris (frekuensi relatif); tabel frekuensi, diagram batang
Yang ditunjukkan
Peluang empiris adalah frekuensi relatif suatu hasil: banyak kemunculannya dibagi banyak percobaan. Pada dadu bersisi enam yang seimbang, setiap mata dadu memiliki peluang teoretis 1/6, dan pada koin yang seimbang setiap sisi memiliki peluang 1/2. Simulasi melempar benda yang dipilih berulang kali, mengisi tabel frekuensi, dan menggambar diagram batang dengan garis pilihan pada nilai harapan. Jika percobaannya sedikit, tinggi batang tidak merata; makin banyak percobaan, frekuensi relatif makin mendekati nilai teoretis, sesuai hukum bilangan besar.
Cara menggunakan
Atur Banyak percobaan dan pilih Benda yang dilempar. Tekan Lempar sekali beberapa kali untuk melihat setiap hasil dicatat, lalu tekan Jalankan dan sesuaikan Kecepatan lempar dengan kebutuhan kelas. Biarkan Tampilkan garis peluang teoretis aktif dan bandingkan batang dengan garis itu. Tekan Atur ulang dan ulangi dengan 10 percobaan, kemudian 1000 percobaan, sambil membandingkan penyimpangan terbesar yang ditampilkan di bawah diagram.
Parameter yang dapat diubah
- Banyak percobaan 10–1000 kali
- Benda yang dilempar Dadu bersisi enam, Koin (G/A)
- Kecepatan lempar 1–100 kali/s
- Tampilkan garis peluang teoretis
Pertanyaan untuk dijelajahi
- Dalam 60 kali pelemparan dadu, apakah mata 6 harus muncul tepat 10 kali? Apa yang Anda amati?
- Berdasarkan tabel frekuensi dari diagram batang Anda, berapa peluang empiris setiap mata dadu?
- Bagaimana penambahan banyak percobaan mengubah selisih antara peluang empiris dan peluang teoretis?